Kemarau Panjang Berkah Tersendiri Bagi Produsen Batu Bata

Kemarau panjang tahun ini mengakibatkan kekeringan lahan di beberapa daerah di Indonesia. Para petani lah yang terkena dampaknya. Gagal panen harus mereka rasakan. Namun, kondisi ini tidak berdampak bagi para pengrajin batu bata merah. Justru kemarau panjang menjadi berkah tersendiri bagi mereka.

Kemarau yang tiada henti ini menjadikan proses pengeringan batu bata lebih cepat. Di luar musim kemarau, pengeringan batu bata tanah membutuhkan waktu kurang lebih satu minggu. Namun di musim kemarau ini para pengrajin batu bata hanya membutuhkan 3-4 hari untuk mengeringkan. Sehingga, kapasitas produksi setiap harinya meningkat dan omset per bulannya juga meningkat.

Jika dipelajari, cara pembuatan batu bata tidaklah terlalu sulit. Tanah liat dicampur abu ataupun sekam, dicampur air secukupnya, campur hingga merata, dan cetak. Mungkin disini yang sedikit sulit adalah melunakkan tanahnya. Bisa dilakukan dengan cara tradisional yakni dengan merendamnya di kubangan air selama berjam-jam. Ada cara yang lebih cepat yakni dengan bantuan mesin cetak bata.

Mesin cetak bata bisa digunakan untuk meluluhkan/melunakkan tekstur tanah sekaligus mencetaknya menjadi bata. Penggunaan mesin cetak bata akan meningkatkan kapasitas produksi batu bata. Jika kapasitas produksi anda meningkat, tentunya omset penjualan akan meningkat pula. Mesin cetak bata diperuntukkan bagi anda yang ingin kecepatan dan kemudahan dalam mencetak batu bata dengan hasil yang berkualitas.

Untuk kebutuhan mesin cetak bata silahkan hubungi kami di 082227867333.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Whatsapp